Portal    .:: wilayah.Semarang@Semarang.Bird.Web ::.

Beranda
 


 

Semarang kaline banjir, jo sumelang jo dipikir....
(Semarang sungainya banjir, jangan kawatir, jangan dipikir....)

Wilayah Semarang memang terkenal dengan banjirnya. Tidak hanya banjir luapan sungai yang disebabkan hujan, namun juga karena pasang air laut (rob) yang masuk jauh ke daratan. Keadaan ini dipengaruhi oleh kondisi wilayahnya yang berupa dataran rendah di sepanjang pesisir, dan dibelakangnya berupa perbukitan dan gunung, dengan beberapa aliran sungai.

Terlepas dari faktor bencana yang menimbulkan kesan negatif, wilayah Semarang memiliki keragaman habitat yang cukup tinggi. Sebut saja diantaranya, dataran rendah aluvial, mangrove, sungai, hutan dataran rendah, hutan dataran tinggi, gunung dan perbukitan. Beragamnya habitat yang ada, menjadikan wilayah ini memiliki potensi kekayaan mahluk hidup. Salah satu yang menarik dan sedang menjadi kajian adalah potensi avifauna atau burung. Dalam rangka mengetahui potensi avifauna ini, telah dilakukan pendataan yang hasilnya disajikan sebagai Semarang Bird Web.

Kajian dalam Semarang Bird Web ini meliputi wilayah Semarang dan sekitarnya. Merupakan gabungan antara pendekatan administratif dan geografis. Tidak hanya terbatas wilayah administratif Kota Semarang, namun juga Kab. Demak, Kab. Kendal, dan Kab. Semarang. Pendekatan geografis ini diambil karena distribusi mahluk hidup, khususnya avifauna, tidak dibatasi oleh batas-batas administratif.

map_jateng01.jpg

map_jateng02.jpg

peta2.gif

Kota Semarang
       map_smg.jpg
Secara administratif Semarang merupakan ibukota Provinsi jawa Tengah. Kota Semarang sampai saat ini terdiri dari 177 kelurahan dan 16 kecamatan. Kecamatan yang ada meliputi: Semarang Barat, Semarang Utara, Semarang Tengah, Semarang Timur, Semarang Selatan, Candisari, Gajahmungkur, Gayamsari, Pedurungan, Genuk, Tembalang, Gunungpati, Banyumanik, Mijen, Ngaliyan, Tugu.

map_smg_kec.jpg

Posisi geografis Kota Semarang terletak di pesisir pantai utara Jawa Tengah, pada 6.5'-7' LS dan 110.35' BT. Luas wilayahnya sekitar 373,67 km2. Sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa. Sebelah timur dengan Kab. Demak. Sebelah barat dengan Kab. Kendal. Sedangkan sebelah selatan dengan Kab. Semarang.

Topografi wilayah Kota Semarang terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi. Di bagian utara yang merupakan pantai dan dataran rendah selebar 4 km, memiliki kemiringan 0-2%, sedang ketinggian ruang bervariasi antara 0-3,5 m dpl. Di bagian selatan merupakan daerah perbukitan, dengan kemiringan 2 - 40% dan ketinggian antara 90 - 200 m dpl.

Terdapat beberapa sungai yang mengalir di kota Semarang, diantaranya yaitu Sungai Babon, Kripik, Kreo, Banjir Kanal Timur, Banjir Kanal Barat, dan Garang. Sungai Banjir Kanal Barat merupakan gabungan Sungai Garang, Kreo dan Kripik, yang berasal dari Gunung Ungaran, merupakan sistem sungai terbesar di kota Semarang.

Semarang memiliki dua musim yaitu, musim kemarau dan penghujan yang memiliki siklus pergantian + 6 bulan. Hujan sepanjang tahun dengan curah hujan tahunan yang bervariasi dari tahun ke tahun, rata-rata 2215 mm sampai dengan 2183 mm dengan maksimum bulanan terjadi pada bulan Desember sampai bulan Januari. Temperatur udara berkisar antara 25.80C sampai dengan 29.30C. Kelembaban udara rata-rata bervariasi dari 62 % sampai dengan 84 %. Arah angin sebagian besar bergerak dari arah Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 5.7 km/jam.

Kabupaten Kendal
       map_kendal.jpg
Kabupaten Kendal memiliki ibukota di Kendal sebagai pusat pemerintahan. Secara administratif terdiri dari 285 kelurahan dan 19 Kecamatan yang meliputi: Boja, Brangsong, Cepiring, Gemuh, Kaliwungu, Kangkung, Kendal, Limbangan, Ngampel, Pagerruyung, Patean, Patebon, Pegandon, Plantungan, Ringinarum, Rowosari, Singorojo, Sukorejo, Weleri.

Posisi geografis Kabupaten Kendal terletak di pesisir pantai utara Jawa Tengah, pada 10940' - 11018' BT dan 632' - 724' LS. Luas wilayahnya mencapai sekitar 1002,27 km2. Sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa. Sebelah timur dengan Kota Semarang. Sebelah barat dengan Kabupaten Batang. Serta sebelah selatan dengan Kabupaten Temanggung.

Topografi wilayah Kabupaten Kendal terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi. Dibagian utara merupakan pantai dan dataran rendah, dengan ketinggian ruang antara 0-10 m dpl. Di bagian selatan merupakan daerah perbukitan dan gunung, dengan ketinggian ruang berkisar 10-2.579 m dpl. Beberapa wilayahnya merupakan bagian dari Dataran Tinggi Dieng (barat daya) dan Gunung Ungaran (tenggara).

Kabupaten Demak
       map_demak.jpg
Kabupaten Demak memiliki ibukota di Demak sebagai pusat pemerintahan. Secara administratif terdiri dari 247 kelurahan dan 14 Kecamatan yang meliputi: Bonang, Demak, Dempet, Gajah, Guntur, Karanganyar, Karangawen, Karangtengah, Kebonagung, Mijen, Mranggen, Sayung, Wedung, Wonosalam.

Posisi geografis Kabupaten Demak terletak di pesisir pantai utara Jawa Tengah, pada 643'26" - 709'43" LS dan 11048'47" BT. Luas wilayahnya mencapai sekitar 897,43 km2. Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Jepara. Sebelah barat dengan Laut Jawa. Sebelah timur dengan Kabupaten Kudus. Sebelah barat dengan Kabupaten dan Kota Semarang. Serta sebelah selatan dengan Kabupaten Grobogan.

Topografi wilayah Kabupaten Demak hampir keseluruhan merupakan dataran rendah, dengan ketinggian berkisar 0-100 m dpl. Beberapa sungai besar melintas di wilayah ini, diantaranya yaitu: Sungai Sayung, Tuntang, Serang, dan Buyaran.

Kabupaten Semarang
       map_smg_kab.jpg
Kabupaten Semarang memiliki ibukota di Ungaran sebagai pusat pemerintahan. Secara administratif terdiri dari 18 Kecamatan yang meliputi: Ambarawa, Banyubiru, Bancak, Bawen, Bergas, Bringin, Getasan, Jambu, Kaliwungu, Pabelan, Pringapus, Susukan, Suruh, Sumowono, Tengaran, Tuntang, Ungaran Barat, Ungaran Timur.

Luas wilayahnya mencapai sekitar 981,95 km2. Sebelah utara berbatasan dengan Kota Semarang. Sebelah timur dengan Kabupaten Demak dan Grobogan. Sebelah barat dengan Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Kendal. Serta sebelah selatan dengan Kabupaten Boyolali.

Topografi wilayah Kabupaten Semarang hampir keseluruhan merupakan dataran tinggi. Ssungai besar yang melintas di wilayah ini yaitu Sungai Tuntang, yang merupakan outlet dari Danau Rawa Pening. Terdapat dua gunung di wilayah ini, yaitu Gunung Ungaran (2.050 m dpl) dan Gunung Merbabu (3.141 m dpl).

(Sumber: Wikipedia).

 


Atas
Beranda