Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pengayaan materi kesehatan reproduksi bagi siswa SMPN 9 Semarang pada Selasa (7/4). Kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) 3, yang berfokus pada kehidupan sehat dan kesejahteraan.

Program pengabdian ini diketuai oleh Rasyidah Fauzia Ahmar, M.Si., dengan melibatkan tiga dosen pakar lainnya, yakni Dra. Silvana Tana, M.Si., Drs. Muhammad Anwar Djaelani, M.Kes., dan Dr. Kasiyati, S.Si., M.Si.. Materi kesehatan reproduksi secara khusus disampaikan oleh Drs. Muhammad Anwar Djaelani, M.Kes. Kegiatan ini diikuti oleh siswa yang merupakan anggota kelas Karya Ilmiah Remaja (KIR) di SMPN 9 Semarang beserta guru pendamping.
Selama ini, materi kesehatan reproduksi di sekolah sering kali masih bersifat konseptual, sehingga siswa rentan mencari informasi dari sumber yang tidak terverifikasi, seperti media sosial. Hal ini berpotensi menimbulkan miskonsepsi mengenai kesehatan tubuh mereka. Oleh karena itu, kehadiran tim dari UNDIP bertujuan untuk memfasilitasi ruang diskusi ilmiah yang aman, terarah, dan partisipatif.

oleh Tim Pengabdian Departemen Biologi
Pelaksaan kegiatan ini mengintegrasikan materi kesehatan reproduksi dengan konsep dasar biologi reproduksi yang terdiri dari beberapa fokus utama, meliputi: pemahaman tentang sistem reproduksi manusia serta proses pertumbuhan dan perkembangan, perubahan biologis yang terjadi pada masa pubertas, panduan dalam menjaga kesehatan reproduksi, pencegahan infeksi menular seksual dan pemahaman mengenai dampak perilaku berisiko. Metode penyampaian materi yang mengaitkan biologi dengan situasi nyata kehidupan remaja ini terbukti efektif memantik diskusi. Para siswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan menarik untuk mengonfirmasi informasi yang selama ini mereka ketahui.
Sinergi yang terbangun antara Program Studi Biologi UNDIP dan SMPN 9 Semarang diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Kolaborasi serupa diharapkan dapat menjadi jejaring pembelajaran berkelanjutan guna membentuk sikap dan perilaku kesehatan yang positif pada generasi muda.