Perkuat Visi World Class University, Departemen Biologi Undip Hadirkan Pakar Toksikologi Asal Malaysia

Sebagai wujud nyata dalam memperluas jejaring akademik internasional, Universitas Diponegoro (Undip) kembali menggelar program Undip Global Classroom (UGC). Kali ini, mata kuliah Toksikologi (2 SKS) menghadirkan pakar internasional dari Malaysia, Dr. Fadhil Syukri, dalam dua sesi kuliah tamu yang berlangsung pada 20 Mei dan 22 Mei 2026. Kegiatan akademik ini didampingi langsung oleh Rizki Sandhi Titisari, S.Si., M.Si., selaku dosen pengampu sekaligus Person in Charge (PIC).

Mengupas Tuntas Realita Toksikologi di Asia Tenggara

Dalam perkuliahan interaktif ini, Dr. Fadhil Syukri mengupas tuntas prinsip-prinsip dasar toksikologi secara mendalam. Pembahasan materi meliputi:

  • Mekanisme kerja zat toksik di dalam tubuh organisme.
  • Jalur paparan (rute masuknya senyawa toksik).
  • Proses biotransformasi dan detoksifikasi.
  • Metode evaluasi risiko untuk menilai tingkat bahaya suatu senyawa terhadap makhluk hidup dan lingkungan sekitar.

Tidak hanya memaparkan teori, Dr. Fadhil juga membagikan berbagai contoh kasus nyata mengenai toksikologi lingkungan serta pendekatan riset terapan. Seluruh studi kasus yang diangkat disesuaikan dengan konteks kawasan Asia Tenggara, memberikan gambaran riil bagi mahasiswa mengenai penerapan ilmu ini di lapangan.

Menopang Riset Unggulan Departemen Biologi

Pengetahuan yang diperoleh dari kelas internasional ini sangat relevan bagi mahasiswa Biologi, khususnya mereka yang akan terjun ke dunia riset kesehatan lingkungan, keamanan pangan, farmakologi, hingga pengujian keamanan hayati (biosafety). Kuliah ini membekali mahasiswa dengan kerangka berpikir ilmiah yang sistematis dalam menilai dampak suatu senyawa terhadap organisme hidup.

Lebih dari itu, pemahaman ini menjadi fondasi krusial bagi mahasiswa yang tertarik mendalami riset ekotoksikologi dan toksikologi lingkungan perairan, yang merupakan salah satu fokus riset unggulan di Departemen Biologi Undip.

“Melalui kolaborasi akademik lintas negara semacam ini, Universitas Diponegoro terus memperkuat posisinya sebagai universitas berkelas dunia (World Class University) yang membuka akses ilmu pengetahuan mutakhir dan memperluas jaringan kerja sama internasional bagi mahasiswanya.”