Mahasiswa KKN Prodi S1-Biologi FSM Undip Ajak Siswa Praktikkan Seni Ecoprint Ramah Lingkungan

Kendal, Dalam upaya mengenalkan pemanfaatan bahan alam yang ramah lingkungan, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dari Program Studi Biologi, Bunga Choliza Putri Trinida, yang tergabung dalam Tim KKN UNDIP Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, pada 16 Agustus 2026 menggelar program edukasi teknik ecoprint bagi para siswa.

Program ini berfokus pada edukasi dan praktik langsung pembuatan karya seni menggunakan teknik ecoprint dengan memanfaatkan pigmen alami yang berasal dari berbagai jenis tumbuhan. Melalui kegiatan ini, peserta dikenalkan pada potensi tumbuhan sebagai sumber pewarna alami serta pentingnya beralih ke penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Road to the Future yang dilaksanakan selama empat hari di SMA Ma’arif NU 04 Kangkung, dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi diri, wawasan, serta dunia perkuliahan kepada para siswa.

Selain materi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan dunia perkuliahan bagi para siswa. Mahasiswa KKN memberikan wawasan mengenai kehidupan kampus, pengalaman berorganisasi, prospek kerja, hingga penjelasan umum mengenai Program Studi Biologi, guna memberikan gambaran bagi siswa dalam merencanakan masa depan mereka. Selain penyampaian materi mengenai dunia perkuliahan, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan praktik ecoprint yang dilaksanakan pada hari kedua dan hari terakhir. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal serta mempraktikkan pemanfaatan bahan alami menjadi produk yang kreatif dan ramah lingkungan.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme yang tinggi, terutama saat sesi bazar di hari terakhir. Pada pos Biologi, para siswa dan guru menunjukkan semangat untuk mencoba langsung teknik ecoprint. Siswa juga tampak aktif memperhatikan setiap penjelasan dan cukup berani untuk mengajukan pertanyaan saat sesi praktik berlangsung. Hasil karya ecoprint yang telah dibuat kemudian diserahkan secara resmi kepada pihak sekolah untuk dimanfaatkan sebagai taplak meja maupun keperluan dekoratif lainnya.

Pihak sekolah menyambut baik program kreatif ini. Diharapkan, teknik ecoprint dapat terus diperkenalkan secara lebih luas agar pemahaman siswa mengenai pemanfaatan bahan ramah lingkungan dapat tertanam dengan kuat dan berkelanjutan. (Kontributor: BC)