Inovasi “Eco Smart City” Antarkan Mahasiswi Biologi UNDIP Raih Prestasi Gemilang di Kancah Internasional

bio.fsm.undip.ac.id. Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mempertegas posisinya sebagai pencetak generasi inovatif di level global. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari Nasywaa Ensa Kautsar, mahasiswi Program Studi Biologi, yang berhasil memborong dua penghargaan bergengsi dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) 2026. Kompetisi internasional ini diselenggarakan di dua negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Dalam ajang yang diinisiasi oleh Global Youthpreneur Nusantara (GYN) tersebut, Nasywaa yang bertindak sebagai Leader Tim 3B Environment sukses mengamankan predikat 1st Best Presentation dan 2nd Best Project Innovation. Pencapaian ini merupakan hasil dari proses seleksi ketat yang melibatkan delegasi muda dari berbagai perguruan tinggi lintas negara, di mana setiap peserta ditantang untuk menghadirkan solusi nyata atas isu-isu global.

Fokus utama yang membawa Nasywaa menuju podium juara adalah proyek bertajuk “Eco Smart City”. Inovasi ini merupakan sebuah aplikasi cerdas yang dirancang sebagai instrumen pendukung pengembangan kota ramah lingkungan. Melalui sistem terintegrasi, aplikasi ini mampu mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, memantau pengurangan jejak karbon, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam praktik keberlanjutan. Ide ini dinilai sangat relevan dengan tantangan perubahan iklim yang tengah dihadapi dunia saat ini.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Biologi UNDIP tidak hanya mumpuni secara teoritis di laboratorium, tetapi juga memiliki kepekaan strategis dalam memadukan sains dan teknologi digital. Penilaian juri merujuk pada kedalaman inovasi, dampak keberlanjutan bagi masyarakat, serta kepiawaian Nasywaa dalam mempresentasikan ide di forum internasional.

Selain kompetisi presentasi proyek berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), agenda IYIS 2026 juga mencakup kunjungan akademik ke institusi ternama dan sesi pertukaran budaya. Pengalaman ini memberikan ruang bagi para delegasi untuk memperluas jejaring profesional dan memperkaya wawasan lintas bangsa.

Prestasi Nasywaa Ensa Kautsar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi. Keberhasilan ini menegaskan komitmen UNDIP dalam mendukung mahasiswanya untuk hadir sebagai problem solver yang mampu memberikan dampak positif, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional demi masa depan bumi yang lebih hijau.