bio.undip.ac.id. Dua mahasiswa Program Studi S1 Biologi, Chafni Zakia Siregar dan Hanum Salsabila, sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Keduanya berhasil menyabet Bronze Medal dalam ajang 5th International Youth Summit yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Universiti Putra Malaysia yang bekerja sama dengan Centre for Entrepreneurial Development and Graduate Marketability.

Penghargaan tersebut diraih berkat karya inovatif mereka yang berjudul “Adaptive Chitosan-Based Universal Fixation System for Microbial Pigments in Sustainable Textile Dyeing”. Penelitian ini menawarkan solusi mutakhir melalui pemanfaatan kitosan sebagai sistem fiksasi universal untuk pigmen mikroba dalam proses pewarnaan tekstil yang berkelanjutan.
Inovasi ini lahir sebagai kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab tantangan global. Industri tekstil saat ini dituntut keras untuk beralih ke prinsip ramah lingkungan. Melalui pengembangan sistem ini, Chafni dan Hanum menawarkan teknologi pewarnaan yang jauh lebih efisien, berkelanjutan, serta mampu meminimalkan dampak negatif limbah kimia terhadap ekosistem.
Keberhasilan luar biasa ini membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kapasitas besar dalam menghasilkan gagasan ilmiah yang kreatif, bernilai tinggi, dan relevan dengan isu lingkungan global.
Prestasi internasional ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa lainnya. Raihan medali perunggu ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras yang konsisten, semangat belajar yang tinggi, serta kolaborasi tim yang solid mampu melahirkan inovasi berdampak luas bagi masyarakat sekaligus membawa nama bangsa ke panggung dunia. Selamat kepada Chafni Zakia Siregar dan Hanum Salsabila!