Dosen Biologi FSM Undip, Prof. Sapto Purnomo Putro, Jadi Keynote Speaker di Konferensi Internasional WCMRI 2026

SEMARANG, FSM UNDIP – Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro kembali mengukuhkan kiprahnya di kancah internasional. Guru Besar Departemen Biologi FSM Undip sekaligus Founder/ Ketua Center for Marine Ecology and Bioremediation Studies (Ce-MEBSA) Undip, Prof. Drs. Sapto Purnomo Putro, M.Si, Ph.D., diundang menjadi Virtual Keynote Speaker dalam ajang bergengsi 5th World Conference on Multidisciplinary Research & Innovation (WCMRI) yang berlangsung pada 24–25 Juli 2026.

Konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Institute for Educational Research and Publication (IFERP) ini mengusung tema “Collaborative Intelligence: Driving Research, Technology, and Sustainability Together”. Forum global ini mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai belahan dunia untuk mendiskusikan inovasi lintas disiplin demi mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Prof. Sapto bagikan gagasan serta pemikiran strategis berbasis kepakarannya di bidang budidaya perairan (aquaculture) dan ekologi bahari. Beliau memperkenalkan konsep integrasi smart biomonitoring ke dalam sistem Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA) modern sebagai pendekatan untuk meningkatkan produktivitas budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Paparan diawali dengan menguraikan berbagai tantangan lingkungan yang muncul akibat intensifikasi budidaya laut, seperti meningkatnya kepadatan keramba, pengayaan bahan organik, eutrofikasi, penurunan kualitas perairan, serta masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan ekosistem budidaya. Sebagai solusi, dikembangkan suatu kerangka biomonitoring terpadu yang mengombinasikan bioindikator, pemantauan parameter lingkungan, sistem peringatan dini berbasis Internet of Things (IoT), serta manajemen adaptif untuk mendukung pengembangan marikultur yang produktif dan berkelanjutan.

Partisipasi aktif Prof. Sapto Purnomo Putro dalam WCMRI 2026 menjadi bukti nyata bahwa civitas akademika Departemen Biologi FSM Undip memiliki jejaring riset yang kuat dan diakui secara global. Peningkatan visibilitas internasional ini sejalan dengan komitmen Universitas Diponegoro dalam memperluas kolaborasi global (world-class university) serta mendorong penerapan Collaborative Intelligence untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Pimpinan Fakultas Sains dan Matematika Undip menyambut hangat capaian prestasi ini. Diharapkan rekam jejak dan jejaring internasional yang terus dibangun oleh para dosen FSM Undip dapat menginspirasi para mahasiswa dan peneliti muda untuk terus berinovasi, memperluas wawasan global, serta menghasilkan karya riset unggul yang bereputasi internasional.