Perkuat Kolaborasi Riset, Departemen Biologi FSM Undip Terima Kunjungan dan Diskusi Ilmiah Peneliti BRIN

bio.undip.ac.id – Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (Undip) menerima kunjungan kerja sekaligus menggelar diskusi riset bersama Tim Peneliti dari Pusat Riset Botani Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan strategis ini berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Kampus FSM Undip, Tembalang, Semarang.

Kunjungan dari tim BRIN ini bertujuan untuk menggali insight (wawasan) baru serta memperdalam topik riset tertentu. Pada kesempatan kali ini, fokus diskusi diarahkan pada pengembangan dan eksplorasi riset komoditas pisang di Indonesia.

Sinergi Peneliti Lintas Lembaga

Pertemuan ilmiah ini dihadiri oleh para pakar dan peneliti terkemuka dari kedua institusi. Tim peneliti dari Pusat Riset Botani Terapan BRIN yang hadir meliputi:

  • Dr. Fajarudin Ahmad
  • Nur Laili, Ph.D.
  • Rini Riffiani, Ph.D.
  • Entis Sutisna, S.P.
  • Dr. Tri Handayani

Sementara itu, Departemen Biologi FSM Undip menyambut hangat dengan menghadirkan tim peneliti internal, di antaranya:

  • Dr. Sri Widodo Agung Suedy, M.Si.
  • Dr. Lilih Khotimperwati, M.Si.
  • Dr. Jumari, M.Si.
  • Dr. Nurhayati, M.Si.
  • Dr. Endang Saptiningsih, M.Si.
  • Prof. Dr. Endang Kusdiyantini, DEA
  • Dwi Retno Fatmawati, M.Si.

Komitmen Undip Sebagai Kampus Riset

Dalam sesi sambutan, Dr. Sri Widodo Agung Suedy, M.Si., selaku Sekretaris Program Studi S1 Biologi yang hadir mewakili Ketua Departemen Biologi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan ini. Beliau menekankan bahwa diskusi ini merupakan momentum emas untuk merajut kemitraan yang kuat.

“Diskusi ini adalah kesempatan baik untuk membangun kolaborasi riset yang potensial bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Undip sebagai kampus riset selalu terbuka untuk berdialog dengan tim peneliti dari lembaga manapun demi kemajuan iptek,” ujar Dr. Sri Widodo.

Rencana Kolaborasi Masa Depan

Diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut berjalan dengan lancar. Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan bersama mengenai potensi kolaborasi penelitian yang mendalam terkait tanaman pisang di Indonesia—mulai dari aspek botani, konservasi, hingga pemanfaatan teknologi terapan.

Bentuk kerja sama konkret akan dikomunikasikan lebih lanjut dalam waktu dekat. Besar harapannya, kolaborasi ini tidak hanya melibatkan para dosen dan peneliti senior, tetapi juga aktif mengintegrasikan mahasiswa Biologi Undip guna memberikan pengalaman riset nyata di tingkat nasional bersama BRIN.

(Gie)