Tim Pengabdian KBK Ekologi dan Biosistematika FSM UNDIP Tingkatkan Literasi Keanekaragaman Hayati melalui Eksplorasi Serangga bagi Siswa SD

Semarang – Tim pengabdian kelompok bidang keahlian (KBK)Ekologi dan Biosistematika, Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi 23 siswa kelas 3 SD Bukit Aksara Semarang pada 13 Februari 2026 di Laboratorium Biologi Dasar FSM UNDIP. Melalui pembelajaran berbasis eksplorasi visual, siswa diajak mengenal keanekaragaman serangga sekaligus memahami bagaimana struktur tubuh, fungsi organ, dan interaksi serangga dengan lingkungannya saling berkaitan sebagai bagian dari ekosistem.

Kegiatan diawali dengan pengenalan berbagai jenis serangga beserta karakteristik biologinya, kemudian dilanjutkan dengan pengamatan langsung spesimen belalang dan jangkrik menggunakan kaca pembesar. Dengan pendampingan dosen dan mahasiswa, siswa mengidentifikasi spirakel sebagai bagian dari sistem respirasi serangga serta memahami hubungan antara bentuk tubuh dan fungsi organ dalam mendukung kehidupan organisme di habitatnya. Pengalaman belajar semakin menarik ketika peserta diperkenalkan pada teknik sederhana perawatan koleksi serangga melalui pembersihan jamur pada spesimen, sekaligus mempelajari pentingnya menjaga koleksi biodiversitas sebagai sumber pembelajaran dan penelitian.

“Serangga dipilih sebagai media pembelajaran karena mudah dijumpai di lingkungan sekitar, memiliki keragaman yang tinggi, serta dapat menjadi pintu masuk untuk memahami konsep biodiversitas, adaptasi, dan interaksi organisme dalam ekosistem,” ujar Ketua Tim Pengabdian, Rully Rahadian, sekaligus Dosen Prodi Biologi FSM Undip.

Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keanekaragaman hayati, tetapi juga belajar melakukan observasi ilmiah, mencatat hasil pengamatan, berdiskusi dalam kelompok, serta mengembangkan rasa ingin tahu terhadap organisme di sekitarnya. Berdasarkan hasil observasi dan refleksi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai peran serangga dalam ekosistem, pentingnya menjaga koleksi ilmiah, serta keterkaitan antara struktur organisme dengan adaptasinya terhadap lingkungan. Pada kegiatan eksplorasi bersama dengan Anggiresti Kinasih, Dosen Taksonomi dan Biosistematika FSM Undip, siswa juga belajar tentang berbagai macam spesies jamur yang dapat tumbuh pada serangga maupun jamur-jamur yang dapat merusak spesimen serangga.

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memperkuat kolaborasi antara Departemen Biologi FSM UNDIP dan SD Bukit Aksara Semarang dalam meningkatkan literasi sains sejak usia dini. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran sains berbasis pengalaman, SDG 15 (Life on Land) melalui pengenalan keanekaragaman hayati dan pentingnya konservasi biodiversitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah.

”Sebagai bagian dari KBK yang berfokus pada kajian ekologi, biosistematika, dan konservasi keanekaragaman hayati, Tim pengabdian KBKEkologi dan Biosistematikaterus mengembangkan berbagai program edukasi yang menghadirkan pengalaman belajar langsung berbasis koleksi ilmiah. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menumbuhkan literasi biodiversitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta minat generasi muda terhadap ilmu biologi dan konservasi sumber daya hayati Indonesia,” imbuhnya.