Dukung Pertanian Berkelanjutan, Biologi UNDIP dan DUDI Gelar Workshop Deteksi Penyakit Kentang di Boyolali

bio.undip.ac.id. Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung sektor pertanian nasional. Melalui program World Class University (WCU), Biologi UNDIP bersinergi dengan mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) menggelar workshop bertajuk “Deteksi Serangan Penyakit pada Tanaman Kentang dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi” di Selo, Boyolali, pada Jumat (22/5/2026).

Workshop ini dirancang untuk menjembatani riset akademik dengan kebutuhan nyata para petani di lapangan. Acara ini menghadirkan dua pakar sebagai narasumber utama:

  • Dr. Dra. Endang Saptiningsih, M.Si. (Dosen Biologi UNDIP), yang mengupas tuntas materi mengenai jenis-jenis “Penyakit pada Tanaman Kentang” serta faktor lingkungan yang memicunya.
  • Adhi Nurcholis, S.Pd., M.Sc. (PT Adhiguna Jaya Laboratorium), yang memaparkan materi “Metode Kultur Jaringan dalam Budidaya Kentang” sebagai solusi penyediaan bibit unggul.

Diskusi interaktif yang dipandu oleh Dr. Yulita Nurchayati, M.Si. sebagai moderator ini berjalan dinamis. Para peserta mendapatkan wawasan komprehensif mulai dari cara mengidentifikasi gejala serangan penyakit sejak dini, hingga penerapan teknologi kultur jaringan untuk menghasilkan bibit kentang yang sehat, bebas virus, dan berkualitas tinggi.

“Workshop ini menjadi wujud nyata kontribusi Prodi Biologi UNDIP dalam menghubungkan hasil riset akademik dengan kebutuhan masyarakat dan sektor industri pertanian,” ujar panitia penyelenggara.

Melalui sinergi antara akademisi dan industri ini, diharapkan kapasitas dan kemandirian para petani kentang di wilayah Boyolali dapat meningkat. Implementasi teknologi dan ilmu pengetahuan yang tepat sasaran ini diharapkan mampu mendorong budidaya kentang yang lebih produktif, sehat, serta mendukung terciptanya ketahanan pangan dan pertanian yang berkelanjutan di Indonesia.